Jabatan CPNS
Formasi PENGENDALI EKOSISTEM HUTAN PEMULA
Rincian formasi CPNS untuk jabatan PENGENDALI EKOSISTEM HUTAN PEMULA: instansi yang membuka, lokasi penempatan, dan jurusan yang diprioritaskan berdasarkan data resmi BKN 2024.
Total Slot
234
Formasi
147
Instansi
3
Lokasi
147
Jenjang pendidikan:SMA
Latihan SKD untuk jabatan PENGENDALI EKOSISTEM HUTAN PEMULA
Soal TWK, TIU, dan TKP lengkap dengan pembahasan. Gratis di aplikasi MisiPNS.
Instansi yang membuka
Top 3 berdasarkan slotJurusan yang diprioritaskan
Top 3- 158
- 155
- 2
Lokasi penempatan
Top 15- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat | Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III | Seksi Konservasi Wilayah VI1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan | Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Maluku Papua | Seksi Wilayah III1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Meru Betiri | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum | Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah V1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Gunung Ciremai | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Aketajawe - Lolobata | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum | Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Lorentz | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Way Kambas | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan | Direktorat Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat | Sub Direktorat Penetapan Hutan Adat dan Hutan Hak1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Kutai | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru | Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Taman Nasional Bukit Baka - Bukit Raya | Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I1 formasi
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN | Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem | Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Tenggara | Seksi Konservasi Wilayah I1 formasi